Sebenarnya....
Cinta adalah sebuah kalung waktu yang dirangkai dengan sebutir demi sebutir momen-momen kebersamaan.
Dia seperti lampu-lampu kecil yang bersinar di bawah kaki kita,menyinari dua bayangan yang saling menemani. Hanya saja, momen-momen kebersamaan itu kita anggap sebagai hari-hari yang biasa di setiap hari, tetapi ketika lampu-lampu itu meredup, kita baru menyadari, ternyata "hari-hari yang biasa" itu adalah kebahagiaan yang paling indah.
Dan setelah putus cinta...
Jangan mengenang kembali kenangan indah, karena hanya akan menyakiti hatimu.
Jangan membandingkan sikapnya sebelum dan sesudah putus denganmu, karena tak ada artinya lagi.
Jangan meragukan keputusannya, karena dia telah memutuskannya.
Jangan mencoba untuk berbalik kembali,karena hanya akan menjatuhkan harga dirimu.
Jangan takut kehilangan dia, karena dia sama sekali tidak takut kehilanganmu.
Jangan takut kau tak akan bertemu dengan seseorang yang lebih baik, karena itu tidak mungkin!
Cinta adalah sebuah kalung waktu yang dirangkai dengan sebutir demi sebutir momen-momen kebersamaan.
Dia seperti lampu-lampu kecil yang bersinar di bawah kaki kita,menyinari dua bayangan yang saling menemani. Hanya saja, momen-momen kebersamaan itu kita anggap sebagai hari-hari yang biasa di setiap hari, tetapi ketika lampu-lampu itu meredup, kita baru menyadari, ternyata "hari-hari yang biasa" itu adalah kebahagiaan yang paling indah.
Dan setelah putus cinta...
Jangan mengenang kembali kenangan indah, karena hanya akan menyakiti hatimu.
Jangan membandingkan sikapnya sebelum dan sesudah putus denganmu, karena tak ada artinya lagi.
Jangan meragukan keputusannya, karena dia telah memutuskannya.
Jangan mencoba untuk berbalik kembali,karena hanya akan menjatuhkan harga dirimu.
Jangan takut kehilangan dia, karena dia sama sekali tidak takut kehilanganmu.
Jangan takut kau tak akan bertemu dengan seseorang yang lebih baik, karena itu tidak mungkin!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar