kutemukan engkau dibalik debu kota
yang usang, kotor dan penuh kemarahan manusia
kurasakan sentuhan itu yang lembut
mengisi jiwa
di lorong-lorong panjang tak bertuan
ia mencintaiku
memelukku dengan airmatanya
meninggalkanku dengan cinta dan luka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar